Poin Penting Dalam Melatih dan Merawat Ayam Aduan

Berhubungan dengan ayam aduan, pastinya ayam aduan digunakan untuk bertarung. Namun apabila ayam aduan tersebut tidak bisa mengeluatkan kekuatan yang maksimal, maka kekalahan dalam bertanding tidak akan terelakkan. Oleh karena itu ada beberapa poin dalam membentuk ayam aduan yang mematikan dan harus anda ketahui jika anda memang penghobi ayam aduan. Mungkin banyak dari penghobi ayam aduan sudah mengetahui hal ini, namun tidak semua dari penghobi melakukannya dengan benar. Jadi kami akan memberikan beberapa poin penting dalam pembentukan ayam aduan.

Poin Penting Dalam Melatih dan Merawat Ayam Aduan

Melatih dan Merawat Ayam Aduan

Berikut hal yang harus anda perhatikan dalam merawat serta melatih ayam aduan :

Stamina

Daya tahan tubuh utk bekerja dalam durasi yang maksimal (endurance). Dalam bahasa per-ayaman lebih dikenali dgn istilah ‘napas’.
Ciri ayam kurang stamina :

  • Yang paling jelas terlihat adlh napas ayam yg ngap2an meski sudah diairi dgn betul.
  • Bagian dada membengkak agak keras.

Stamina bisa ditingkatkan hanya dgn jalan latihan yg rutin. Cara latihnya bisa macam2 : Kliter, renang, umbar, gebrak bungkus patuk, jantur, dll, dsb. Semakin sering ayam dilatih, maka semakin terbiasa bekerja keras (punya stamina).

Tenaga

Power atau energi yg mampu membuat otot bekerja.
Ciri kurang tenaga :

  • Power pukulan tidak maksimal.
  • Kaki terlihat berat memukul.
  • Kuda2 lemah.

Banyak yg salah kaprah bahwa tenaga disebabkan krn kurang latihan. Padahal, dgn latihan tenaga akan terkuras dan ayam lelah. Semakin dilatih, ayam akan semakin terkuras tenaganya. Jadi kalau ayam kita kurang tenaga, sebaiknya jangan digebrak dulu. Tenaga bisa didapat dari Makanan yg bergizi, suplement/jamu dan istirahat yg cukup. Pakan sumber energi/tenaga : Yg banyak mengandung karbohidrat dan glukosa.

Otot

Jaringan dalam tubuh yg bertugas membuat kontraksi utk menggerakan anggota tubuh.
Ciri ayam belum berotot :

  • Pukulan ngawur tidak tepat sasaran.
  • Langkah terseok2.
  • Sayap lunglai.

Stamina dan tenaga bisa dikejar dgn latihan dan rawatan yg maksimal (campur tangan manusia). Tapi pertumbuhan otot berlangsung secara alami. Itulah sebabnya, ayam muda akan kalah berotot dibanding ayam yg sudah berumur. Ayam tumbuh besar s/d usia 10 bulan. Sebelum usia 10 bulan, otot tidak berkembang maksimal krn asupan makanan di fokuskan utk pertumbuhan tubuh secara umum. Ayam yg dipaksakan pertumbuhan ototnya sebelum cukup usia, akan terlihat kerdil krn pertumbuhannya terhambat. Yg harus dilakukan utk ayam2 muda adlh melatih dan membentuk ototnya secara bertahap sesuai usianya.

Demikianlah akhir dari pembahasan kita pada kesempatan kali ini yang membahas tentang Poin Penting Dalam Melatih dan Merawat Ayam Aduan, semoga pembahasan kita kali ini bisa membantu anda dalam membentuk ayam aduan yang sesuai dengan keinginan para penghobi ayam aduan diseluruh indonesia, terimakasih.

Sabung Ayam

Adu Ayam

Laga Ayam

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *